Mending dibantu Wedding Planner? Atau?
Plasyina - Merencanakan pernikahan memang butuh banyak waktu, tenaga, dan perhatian ekstra.
Salah satu keputusan penting yang harus kamu ambil adalah: mau pakai jasa wedding planner atau urus semuanya sendiri?
Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yuk, kita bahas lebih lanjut!
Menggunakan Wedding Planner
Keuntungan
- Pengalaman dan Keahlian:
- Wedding planner sudah ahli dalam mengatur berbagai aspek pernikahan. Mulai dari memilih vendor sampai menyusun rundown acara.
- Penghematan Waktu dan Energi:
- Dengan adanya wedding planner, kamu tidak perlu repot mengurus detail teknis.
- Jaringan Vendor yang Luas:
- Wedding planner punya banyak koneksi dengan vendor terpercaya dan sering kali bisa mendapatkan harga lebih baik.
Kekurangan
- Biaya Tambahan:
- Menggunakan jasa wedding planner pasti menambah biaya, yang mungkin tidak sesuai dengan semua anggaran pernikahan.
- Kehilangan Kontrol Penuh:
- Karena banyak aspek diatur oleh wedding planner, kamu mungkin merasa kurang terlibat dalam pengambilan keputusan.
Baca Juga : Wedding Planner, Wedding Organizer & Wedding Coordinator
Mempersiapkan Pernikahan Sendiri
Keuntungan
- Kontrol Penuh:
- Semua keputusan ada di tangan kamu, dari tema sampai vendor.
- Penghematan Biaya:
- Tanpa menyewa wedding planner, kamu bisa mengalokasikan anggaran untuk hal-hal lain.
- Kepuasan Pribadi:
- Merencanakan sendiri bisa jadi pengalaman yang sangat memuaskan dan penuh kenangan.
Kekurangan
- Memakan Waktu dan Energi:
- Mengurus semua detail pernikahan bisa sangat menyita waktu dan energi.
- Potensi Stres:
- Tanpa bantuan profesional, kamu mungkin akan kewalahan menghadapi banyaknya hal yang harus dipikirkan.
Perlu Dipertimbangkan
- Hitung Biaya:
- Cek dulu apakah budget kamu memungkinkan untuk menyewa wedding planner, atau lebih baik mengurus semuanya sendiri agar bisa menghemat.
- Ketersediaan Waktu:
- Jika kamu punya cukup waktu luang, mempersiapkan sendiri bisa jadi pilihan yang seru. Tapi jika kamu sibuk, wedding planner bisa membantu.
- Seberapa Ingin Terlibat:
- Tentukan seberapa besar kamu ingin terlibat dalam perencanaan. Jika ingin lebih santai, wedding planner bisa jadi pilihan tepat.
Perbandingan
Aspek | Wedding Planner | Mempersiapkan Sendiri |
---|---|---|
Kontrol atas Acara | Terbatas | Penuh |
Biaya | Lebih mahal karena ada jasa profesional | Lebih hemat karena tidak membayar planner |
Waktu dan Energi | Lebih praktis dan tidak terlalu menyita waktu | Lebih menguras tenaga karena mengatur sendiri |
Jaringan Vendor | Punya akses ke vendor berkualitas dengan harga lebih baik | Harus mencari vendor sendiri dan melakukan negosiasi |
Risiko Stres | Lebih rendah karena semua diatur oleh profesional | Lebih tinggi karena semua tanggung jawab di tangan sendiri |
Wedding planner memberikan kemudahan dan layanan profesional, sementara mengurus pernikahan sendiri memberikan kontrol penuh dan bisa lebih hemat.
Pilihlah opsi yang paling sesuai dengan anggaran, waktu, dan seberapa besar kamu ingin terlibat dalam prosesnya.
Yang penting, pastikan pernikahan impian kamu berjalan sesuai rencana dan membuatmu bahagia!
Baca Juga : Cara Mengatur Budget Souvenir Pernikahan
Hemat Budget dengan Intimate Wedding
Plasyina - Mau menggelar pernikahan impian tanpa menguras tabungan? Intimate wedding bisa jadi solusinya!
Konsep ini menawarkan suasana hangat, personal, dan tetap berkesan, sekaligus membantu kamu menghemat biaya.
Yuk, simak lebih lanjut tentang intimate wedding dan bagaimana cara mewujudkannya!
Apa Itu Intimate Wedding?
Intimate wedding adalah pernikahan dengan jumlah tamu terbatas, biasanya hanya dihadiri keluarga inti dan sahabat dekat.
Biasanya, jumlah tamu maksimal adalah 60 orang.
Rinciannya, masing-masing pengantin dapat mengundang 10 tamu, dan orang tua dari kedua pihak juga mendapatkan jatah 10 tamu.
Sisanya adalah keluarga inti dan sahabat terdekat yang benar-benar memiliki hubungan penting dengan pengantin.
Dengan konsep ini, intimate wedding lebih fokus pada momen personal dan hangat, di mana kamu bisa menikmati waktu lebih dekat dengan orang-orang terpenting.
Selain itu, intimate wedding juga memberikan fleksibilitas untuk mengekspresikan tema dan gaya pernikahan sesuai keinginan tanpa tekanan untuk menyenangkan terlalu banyak pihak.
Baca Juga : Cara Menyusun Daftar Tamu Undangan
Hemat Budget
- Mengurangi Biaya Katering:
- Semakin sedikit tamu, semakin hemat biaya makan. Ini membuat kamu bisa memilih menu yang lebih spesial tanpa membengkakkan anggaran.
- Memilih Gedung yang Lebih Kecil:
- Lokasi seperti taman rumah, vila pribadi, atau ruang serbaguna bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis.
- Fokus pada Hal Penting:
- Kamu dapat mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan inti seperti dokumentasi, pakaian pengantin, dan makanan, tanpa perlu mengeluarkan biaya besar untuk hal sekunder.
Selain itu, intimate wedding juga menciptakan suasana yang santai dan akrab.
Kamu punya kesempatan untuk berbicara langsung dengan setiap tamu, membuat momen lebih berkesan bagi mereka dan kamu sendiri.
Tips
- Batasi Jumlah Tamu:
- Tetapkan tamu maksimal 60 orang dengan rincian pengantin pria dan wanita masing-masing 10 tamu, orang tua masing-masing juga 10 tamu, dan sisanya bisa untuk keluarga besar atau sahabat dekat.
- Pilih Gedung yang Hemat Biaya:
- Lokasi seperti taman rumah, ruang komunitas, atau vila kecil bisa memberikan kesan elegan tanpa membuat kantong jebol.
- Hapus Kebutuhan Sekunder:
- Untuk menghemat lebih banyak, kamu bisa menghilangkan elemen sekunder seperti photobooth, live music band, atau dekorasi mewah. Fokuskan anggaran pada aspek yang benar-benar penting seperti makanan, gaun pengantin, dan dokumentasi.
Yang Bisa Dihilangkan
- Photobooth:
- Gantikan dengan latar sederhana di venue yang bisa dijadikan spot foto.
- Dekorasi Berlebihan:
- Pilih tema dan dekorasi minimalis yang tetap cantik, seperti rangkaian bunga sederhana atau tanaman hijau.
- Suvenir Mewah:
- Pilih souvenir kecil namun fungsional, seperti lilin aromaterapi atau gantungan kunci custom.
- Live Band:
- Gunakan playlist musik favorit kamu dan pasangan untuk menemani suasana acara.
Diskusi dengan Keluarga
Menyelaraskan konsep intimate wedding dengan harapan orang tua bisa jadi tantangan tersendiri.
Jelaskan keuntungan intimate wedding, seperti suasana yang lebih akrab, hemat biaya, dan fokus pada tamu penting.
Dengan memberikan pemahaman yang jelas, mereka biasanya akan lebih menerima ide ini.
Libatkan orang tua dalam perencanaan, seperti menentukan daftar tamu dan memilih menu makanan.
Ini membantu mereka merasa tetap berperan tanpa harus mengubah konsep intimate wedding yang kamu inginkan.
Jika muncul perbedaan pendapat, diskusikan dengan kepala dingin dan temukan solusi bersama.
Baca Juga : Peran Orang Tua Sebagai Wedding Planner
Intimate wedding adalah solusi ideal untuk pasangan yang ingin menghemat budget tanpa mengurangi makna dan keindahan acara.
Dengan tamu maksimal 60 orang, lokasi yang hemat biaya, dan elemen sekunder yang bisa dihilangkan, kamu bisa menciptakan momen spesial yang hangat, personal, dan tetap berkesan.
Libatkan keluarga dalam perencanaan agar semuanya berjalan lancar dan sempurna.
Semua Artikel





